Wawali Kota Ambon Tekankan Peran Strategis Gereja dalam Pembangunan Kota pada Persidangan Jemaat GPM Kusu-Kusu Sereh ke-45

Lepanews.com, Ambon 1 Pebruary 2026 – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, menegaskan pentingnya peran gereja sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan dan menjaga harmonisasi sosial di Kota Ambon. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Persidangan Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Kusu-Kusu Sereh ke-45 Tahun 2026.

Persidangan Jemaat yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan ini mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” (1 Petrus 5:10). Tema tersebut dinilai sejalan dengan semangat gereja untuk terus memperkuat pelayanan dan kontribusi nyata bagi jemaat dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ely Toisuta menyampaikan bahwa Persidangan Jemaat merupakan lembaga pengambilan keputusan tertinggi di tingkat jemaat, sebagaimana diatur dalam Tata Gereja dan Peraturan Gereja Protestan Maluku. Oleh karena itu, kualitas hasil persidangan sangat ditentukan oleh tingkat partisipasi seluruh unsur jemaat.

“Persidangan Jemaat bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan proses bersama untuk mengevaluasi pelayanan, menetapkan program kerja, menyusun anggaran jemaat, serta membahas berbagai pergumulan pelayanan di tahun berjalan,” ujar Toisuta.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Kota Ambon pada tahun 2026, mulai dari persoalan persampahan, penataan lingkungan, keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga isu kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, pemerintah kota terus berupaya menjalankan 17 program prioritas pembangunan, namun keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

“Pemerintah Kota Ambon membutuhkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja, agar setiap kebijakan yang dirancang dapat diimplementasikan dengan baik dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga,” katanya.

Terkait persoalan persampahan, Toisuta mengajak jemaat untuk turut membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan. Sementara dalam konteks keamanan dan ketertiban, gereja diharapkan terus berperan sebagai agen moral dalam menanamkan nilai hidup rukun, taat hukum, dan damai di tengah masyarakat multikultural.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Ambon juga menyampaikan apresiasi kepada Gereja Protestan Maluku, khususnya Jemaat GPM Kusu-Kusu Sereh, yang selama ini konsisten mendukung dan mendoakan pemerintah kota.

“Dengan dukungan gereja dan seluruh masyarakat, kami yakin tidak ada persoalan yang tidak dapat dihadapi dan diselesaikan bersama demi terwujudnya Kota Ambon yang bersih, aman, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya.

Persidangan Jemaat GPM Kusu-Kusu Sereh ke-45 diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat pelayanan jemaat sekaligus memberi kontribusi positif bagi pembangunan Kota Ambon. (RVH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *