LEPANEWS.COM, PIRU, – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang berkeadilan bagi masyarakat.
Setelah beberapa hari lalu melayani masyarakat Desa Ahiolo – Abio, Kecamatan Elpaputih, kini sejak 22 hingga 24 September 2025, Dukcapil SBB kembali menggelar pelayanan jemput bola (Jebol Adminduk) di Desa Neniari, Kecamatan Taniwel, wilayah pegunungan.
Layanan yang diberikan meliputi pencatatan perkawinan sipil, penerbitan kartu keluarga, akta kelahiran, akta kematian, hingga perekaman dan pencetakan KTP. Semua dokumen tersebut langsung diterima oleh masyarakat di lokasi pelayanan tanpa harus menunggu lama.
Kegiatan Jebol Adminduk ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Desa Neniari, pihak gereja, dan Dinas Dukcapil SBB. Langkah ini mendapat apresiasi dari warga setempat karena mempermudah mereka dalam mengakses dokumen kependudukan, mengingat kondisi geografis desa yang berada di wilayah pegunungan.
Kepala Dinas Dukcapil SBB, Julis Nahuway, menegaskan bahwa pelayanan jemput bola akan terus dilakukan untuk menjangkau desa-desa terpencil.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, memiliki dokumen kependudukan yang sah. Tidak boleh ada warga yang tertinggal hanya karena faktor jarak atau akses geografis. Dengan adanya Jebol Adminduk ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mengurus dokumen penting tanpa harus ke ibukota kabupaten,” Jelas Nahuway yang dikonfirmasi Ekspressimaluku. Rabu, 24/09/2025.
Sementara itu, salah satu warga Desa Neniari, Jakbos (54), mengaku sangat terbantu dengan layanan ini.
“Biasanya kalau mau urus KTP atau akta kelahiran, kami harus turun jauh ke Piru dengan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Tapi sekarang Dukcapil datang langsung ke desa, jadi sangat membantu kami,” Ungkapnya.
Warga lainnya, Mery (49) juga menyampaikan rasa syukur karena pelayanan ini membuat mereka bisa langsung menerima dokumen di tempat.
“Kami senang sekali, karena setelah rekam KTP langsung jadi hari itu juga. Terima kasih untuk pemerintah yang sudah peduli dengan kami di gunung,” ujar Mery, ibu rumah tangga di desa tersebut.
Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan masyarakat Desa Neniari dapat semakin terbantu dalam pemenuhan hak-hak administrasi kependudukan yang menjadi dasar pelayanan publik lainnya. (*








