Jakarta. Lepanews.com, Ambon — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Program ini, menurutnya, memastikan masyarakat tidak jatuh miskin hanya karena sakit serta menjadi ikhtiar negara agar seluruh rakyat dapat mengakses layanan kesehatan yang layak.
“Kesehatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan bangsa. Dengan masyarakat yang sehat, akan tercipta masyarakat yang makmur, sejahtera, dan unggul,” ujar Cak Imin.
Ia menyampaikan target pemerintah untuk terus memperluas cakupan kepesertaan Program JKN hingga mencapai 99 persen penduduk pada tahun 2029. Menurutnya, keberlanjutan kepesertaan JKN merupakan tanggung jawab bersama, khususnya pemerintah daerah.
“Tidak boleh ada pemerintah daerah yang jumlah peserta JKN-nya justru menurun. Selain perluasan cakupan, pemerintah daerah juga perlu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan agar manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tegasnya.
Cak Imin menambahkan, pemberian UHC Awards Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi pemicu bagi daerah yang belum mencapai Universal Health Coverage (UHC), sehingga seluruh masyarakat Indonesia terlindungi oleh Program JKN demi mewujudkan Indonesia yang semakin sehat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Ambon, Harbu A. Hakim, menyampaikan bahwa Provinsi Maluku bersama sembilan kabupaten/kota di wilayah tersebut menerima penghargaan karena telah mencapai UHC, bahkan melampaui target RPJMN dengan cakupan kepesertaan 98 persen dan tingkat keaktifan peserta sebesar 80 persen.
Pada ajang penganugerahan tersebut, Provinsi Maluku meraih UHC Award kategori Madya tingkat Pemerintah Daerah Provinsi. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Selain Provinsi Maluku, Kabupaten Buru Selatan dan Kabupaten Maluku Barat Daya juga meraih penghargaan kategori Madya tingkat Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Sementara itu, tujuh daerah lainnya, yakni Kabupaten Buru, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kabupaten Maluku Tenggara, memperoleh penghargaan kategori Pratama. (*








