Aksi Lingkungan ICMI dan PT DSA, Kadis DLHP Ambon Harapkan Pohon Dirawat Jadi Tangkapan Air

Lepanews.com, Gerakan pelestarian lingkungan di Kota Ambon mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Ambon berkolaborasi dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT DreAm Sukses Airindo (PT DSA) menggelar aksi penanaman 1.000 anakan pohon di lima titik sumber air utama kota, Sabtu (29/08/2026).

Aksi penghijauan strategis yang menyasar kawasan Sumber Air Kahena, Air Panas, Wainiu 1, Wainiu 2, dan Air Es ini ditujukan untuk memulihkan vegetasi alam pasca-insiden kebakaran hutan beberapa waktu lalu. Agenda ini turut dihadiri dan diapresiasi langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz.

Bacaan Lainnya

Apresiasi dari Dinas LHP Kota Ambon
Dalam kesempatan tersebut, Kadis DLHP Ambon, Apries Gaspersz, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif cerdas yang digagas oleh ICMI Orda Ambon dan PT DSA. Menurutnya, pemulihan kawasan tangkapan air (catchment area) tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan butuh sinergi kolektif dari dunia usaha dan organisasi cendekiawan.
“Pemerintah Kota Ambon sangat menyambut baik kolaborasi berbasis lingkungan ini. Langkah menanam pohon produktif seperti pohon sukun dan mangga di titik sumber air adalah keputusan tepat untuk menjaga stabilitas debit air bersih bagi kebutuhan jangka panjang masyarakat,” ujar Apries Gaspersz di lokasi kegiatan.

Harapan Kedepan: Fokus Merawat, Jangan Sekadar Menanam
Lebih lanjut, Apries Gaspersz menitipkan harapan besar bagi keberlanjutan program ini. Ia menegaskan bahwa indikator kesuksesan sejati dari gerakan penghijauan kota bukan dinilai dari kemeriahan seremonial penanamannya, melainkan pada komitmen pemeliharaan pasca-kegiatan.
Kadis DLHP Kota Ambon memaparkan beberapa poin harapan inti:
Komitmen Perawatan Berkala: Ia berharap panitia dan komunitas pemuda sekitar tidak meninggalkan bibit yang sudah ditanam, melainkan rutin merawatnya agar persentase tumbuh pohon mencapai tingkat maksimal.

Pohon yang dirawat dengan baik hingga besar nantinya akan berfungsi optimal sebagai media tangkapan air alami, sehingga krisis keterbatasan air bersih di Ambon secara bertahap dapat teratasi.

Aksi penanaman ini sebagai stimulus untuk membangun budaya peduli lingkungan yang diwariskan kepada anak cucu dan generasi mendatang.
“Menanam itu mudah, yang menantang adalah merawatnya. Saya berharap seluruh stakeholder terus konsisten mengawal pertumbuhan 1.000 pohon ini agar kelak benar-benar menjadi pelindung mata air dan paru-paru hijau yang menopang kehidupan Kota Ambon yang kita cintai,” pungkas Apries Gaspersz. (*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *