Warga Dobo Resah, PLN Padamkan Listrik Tanpa Pemberitahuan kepada Masyarakat

Dobo,Lepanews.com, – Sejumlah warga Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan PT PLN (Persero) Cabang Tual Unit Dobo Kabupaten Kepulauan Aru tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat.

Pemadaman listrik tersebut dinilai meresahkan warga karena aktivitas masyarakat yang bergantung pada pasokan listrik menjadi terganggu. Kondisi ini juga menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait alasan pemadaman serta kurangnya informasi dari pihak PLN kepada pelanggan.

Bacaan Lainnya

Sejumlah warga menyayangkan sikap PLN yang dinilai tidak memberikan informasi lebih awal sebelum melakukan pemadaman. Padahal, pemberitahuan kepada masyarakat sangat penting agar warga dapat mempersiapkan diri dan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.

Ketua, GMKI Cabang Kepulauan Aru Marco Karelau menyangkan adanya pemadaman listrik oleh pihak PLN tanpa ada pemberitahuan sebelumnya kepada masyarakat.

Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pekerjaan, pendidikan maupun kegiatan usaha.

“Kalau memang ada pemadaman karena pemeliharaan jaringan atau gangguan teknis, seharusnya PLN menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat. Dengan begitu, warga bisa mengetahui dan mempersiapkan diri,”ujar Marco kepada media ini Jumat, (6/11).

Karelau juga menegaakan bahwa proses pemadaman listrik tentu sangat berdampak buruk tehadap masyarakat bukan saja di kota Dobo dan sekitarnya, namun hal yang sama juga dialami oleh masyarakat Kecamatan Aru Selatan (Korpui).

Untuk itu Dirinya berharap PT PLN unit Dobo lebih meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, khususnya dalam hal penyampaian informasi terkait pemadaman listrik, baik yang direncanakan maupun akibat gangguan teknis.

” Jadi bukan saja kita yang ada di kota Dobo yang terdampak, tetapi masyarakat di kecamatan juga mengalami hal yang sama akibat pemadaman listrik. Untuk itu saya berharap agar pihak PLN lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam hal penyampaian informasi terkait pemadaman listrik, baik yang direncanakan maupun akibat gangguan teknis. ” Harapnya

Ia juga meminta agar PLN tidak hanya memperhatikan pelayanan pasokan listrik, tetapi turut mengedepankan keterbukaan informasi sehingga pelanggan tidak merasa dirugikan akibat pemadaman secara tiba-tiba.

Senada dengan itu, ketua DPC GMNI Kepulauan Aru Benendiktus Alatubir meminta agar Pemerintah Daerah dan DPRD Aru mengambil langka tegas untuk memangil pihak PLN guna pertanyakan soal pemadaman listrik tanpa adanya pemebeeitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat.

Dirinya juga berharap agar pemerintah daerah dan DPRD mendorong agar dari PLN Unit manjadi Cabang, sehingga pelayanan pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjangkau tanpa adanya pemadaman secara bergilir.

” Kami minta kepada DPRD Kabupaten Kepulauan Aru dan pemerintah daerah agar PLN Unit Dobo bisa di dorong untuk menjadi Cabang, sehingga pelayanan Listrik terhadap masyarakat bisa maksimal, apa lagi menjelang hari raya baik Natal maupun Idul Fitri” Pintah Alatubir

Dirinya pun menegaakan bahwa jika kepala PLN tindak mampu untuk melayani masyarakat dengan baik terkait pasukan listrik maka sebaiknya jabatan kepala PLN segera di copot.

” Terkait kinerja kepala PLN Dobo, kalau memang tidak mampu, maka kami minta agar jabatannya segera di copot ” Pintanya (*)

Pos terkait