Wali Kota Ambon Tegaskan Komitmen Lindungi Generasi Muda dari Peredaran Sopi Tak Terkendali

Lepanews.com, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya peredaran minuman keras tradisional jenis sopi yang dinilai mulai tidak terkendali. Ia menekankan bahwa pengetatan pengawasan serta tata kelola distribusi miras menjadi langkah krusial demi melindungi masa depan generasi muda di Kota Ambon.

Hal tersebut ditegaskan Bodewin saat ditemui di Gedung DPRD Kota Ambon, Rabu (23/9/2026).

Bacaan Lainnya

Menurut Bodewin, tingginya angka penyitaan sopi oleh aparat kepolisian—yang bahkan mencapai hingga lima ton dalam sekali penindakan—merupakan indikator nyata bahwa pola peredaran saat ini belum terawasi dengan baik.

“Kalau setiap waktu kepolisian menyita dan memusnahkan sampai lima ton, artinya peredarannya memang belum terkendali. Persoalan miras ini adalah masalah serius yang harus segera kita tangani bersama,” tegas Bodewin.

Ia menjelaskan, fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bukanlah semata-mata soal pembatasan, melainkan penyelamatan generasi penerus. Tanpa pengawasan yang ketat dan sistematis, Pemkot Ambon khawatir dampak sosial akibat miras ilegal akan terus merusak masa depan anak-anak muda di Ambon.

“Hari ini kita berpikir untuk melindungi rakyat. Jangan sampai kita dianggap ‘menggadaikan’ masa depan generasi muda Kota Ambon. Harus ada langkah konkret dan pemikiran baru agar perlindungan terhadap anak muda benar-benar terjamin,” lanjutnya.

Guna merumuskan formula pengendalian yang tepat, Pemkot Ambon telah merangkul berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat. Bodewin menilai, pengawasan lapangan akan jauh lebih efektif jika peredaran minuman beralkohol memiliki regulasi serta masuk ke dalam jalur produksi dan distribusi yang resmi.

Melalui sinergi antara Pemkot, kepolisian, dan elemen masyarakat, Bodewin optimistis peredaran sopi dapat lebih tertata, sehingga potensi gangguan keamanan dan dampak sosial negatif di Kota Ambon dapat ditekan semaksimal mungkin. *(

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *