Lepanews.com, KAIRATU, 04/09/2026_ – Suasana haru dan sukacita menyelimuti SD Negeri 2 Kamarian, Kecamatan Kairatu, Jumat (4/9) sore. *Wakil Bupati Seram Bagian Barat Selfinus Kainama, http://S.Pd* secara resmi meresmikan *Lapangan Olahraga SD Negeri 2 Kamarian* pukul 15.00 WIT.
Peresmian ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan dan olahraga bisa maju berkat sinergi pemerintah, sekolah, dan uluran tangan anak negeri di rantau.
*Sambutan Adat dan Tarian Kacalele Pecah*
Kedatangan Wabup Selfinus bersama istri disambut meriah. Prosesi adat pengalungan _kain syiyal_ khas Kamarian Amalohi dan tarian _Kacalele_ oleh siswa-siswi SD Negeri 2 Kamarian membuka acara.
Turut hadir sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab SBB dan jajaran Kecamatan Kairatu.
*11 Tahun Berjuang, Akhirnya Rampung*
Kepala SD Negeri 2 Kamarian *Martje Tauran, http://S.Pd* dalam laporannya menyampaikan, pembangunan lapangan ini adalah hasil perjuangan panjang.
Awalnya digagas oleh mantan Kepsek Ibu Yul Heumase, lalu dilanjutkan olehnya. Titik terang datang dari uluran tangan *Keluarga Bapak Josua Pentury Tuhehay* yang kini tinggal di Belanda.
“Melalui proposal, keluarga Bapak Josua Pentury Tuhehay menyalurkan bantuan sebesar *Rp122 juta* langsung ke rekening sekolah. Dana itu kami gunakan untuk membangun lapangan ini sebaik-baiknya,” ungkap Martje Tauran.
Ia mewakili dewan guru, komite, siswa, dan orang tua mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya.
“Semoga Tuhan Yesus memberkati Bapak Josua dan seluruh keluarga besar Pentury Tuhehay di Belanda,” doanya.
*Wabup: Jadikan Lapangan Ini Pabrik Juara*
Dalam sambutannya, Wabup Selfinus Kainama menegaskan lapangan ini bukan hanya untuk upacara.
“Lapangan olahraga ini harus dipakai untuk kegiatan olahraga setiap hari. Saya ingin dari SD Negeri 2 Kamarian lahir anak-anak yang berprestasi, yang bisa bersaing di tingkat Kabupaten, Provinsi, bahkan Nasional,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi SD Negeri 2 Kamarian sebagai salah satu “Sekolah Penggerak” di SBB.
“Kami lihat SD Negeri 2 Kamarian bisa jadi contoh bagi sekolah lain di Kamarian, Kairatu, dan seluruh SBB,” ujarnya.
*Gunting Pita dan Tendang Bola Pertama*
Momen puncak ditandai pengguntingan pita oleh Wabup Selfinus sebagai simbol dibukanya lapangan. Dilanjutkan dengan tendangan bola pertama yang disambut sorak sorai siswa.
Acara ditutup dengan penampilan musik, tarian, dan lagu-lagu dari anak-anak SD Negeri 2 Kamarian yang membuat suasana semakin meriah.
Dengan adanya lapangan baru ini, mimpi anak-anak Kamarian untuk berlari, berkeringat, dan berprestasi di bidang olahraga kini punya tempat. (Redaksi)

