WABUP SELFİNUS KAINAMA: LAWAN STUNTING BUTUH GERAK BERSAMA, BUKAN KERJA SENDIRI-SENDIRI

Lepanews.com, PIRU, 03/09/2026_ – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) tancap gas mengejar target bebas stunting. Sinergi lintas sektor jadi kunci utama.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati SBB *Selfinus Kainama, http://S.Pd* saat membuka kegiatan _Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor_ program GENTING, GATI, SIDAYA, dan TAMASYA di Piru, Rabu (3/9).

Acara ini dihadiri Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku, Sekda, pimpinan OPD, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga, kader kesehatan, tokoh agama, adat, masyarakat, hingga orang tua asuh.

*”Ini Investasi Generasi, Bukan Sekadar Program Rutin”*
Wabup Selfinus menegaskan stunting bukan hanya urusan Dinkes atau BKKBN. Ini tanggung jawab moral semua pihak.

“Penanganan stunting adalah investasi jangka panjang. Kita menyiapkan generasi SBB yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, stunting tidak bisa dituntaskan satu instansi saja. Harus ada integrasi program dan komitmen bersama.

“Semua harus ambil peran sesuai tugas masing-masing. Tujuannya satu: memastikan anak-anak SBB tumbuh sehat dan punya masa depan lebih baik,” tegasnya.

*4 Program Andalan SBB Lawan Stunting*
Pemkab SBB memperkuat 4 program prioritas untuk memotong rantai stunting dari hulu ke hilir:

1. *GENTING* – _Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting_
2. *GATI*
3. *SIDAYA*
4. *TAMASYA*

Keempat program ini menyasar langsung pemenuhan gizi, pendampingan keluarga, keberlanjutan pendidikan, pemberdayaan perempuan, hingga ketahanan pangan berbasis masyarakat.

*Jangan Jadi Acara Seremonial*
Wabup mengingatkan keras kepada OPD, instansi vertikal, dunia usaha, dan ormas agar tidak menjadikan kegiatan ini sekadar agenda seremonial.

“Kolaborasi yang kuat harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Semua pihak harus bergerak bersama agar program ini benar-benar memberi manfaat langsung ke keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

*Target: SBB Bebas Stunting*
Dengan penguatan sinergi ini, Pemkab SBB berharap semua program berjalan terpadu, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum baru. Pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dunia usaha, dan masyarakat bahu-membahu mewujudkan *Seram Bagian Barat Bebas Stunting* dengan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (LN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *