Lepanews.com, 29 JULI 2026 — Pemerintah Kota Ambon terus mematangkan langkah-langkah strategis untuk menjamin kesejahteraan dan kenyamanan warga. Dua fokus utama yang kini menjadi perhatian serius Pemkot Ambon adalah pembenahan tata kelola bantuan sosial (bansos) berbasis digital serta kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim.
Langkah ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Ambon usai melangsungkan rapat kerja bersama jajaran DPRD Kota Ambon di Balai Rakyat Belso, Selasa (29/7/2026).
Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi solusi mutakhir untuk menyelesaikannya persoalan ketidaktepatan sasaran bansos di lapangan. Melalui integrasi data antara Pemkot Ambon, BPJS, serta kementerian/lembaga terkait di tingkat provinsi dan pusat, seluruh profil penerima manfaat akan terpantau secara real-time.
“Digitalisasi data ini adalah upaya kita menghadirkan keadilan sosial. Sistem akan menyelaraskan data identitas dengan tingkat pendapatan warga. Jika ada warga yang roda ekonominya sudah membaik, statusnya akan diperbarui secara sistematis. Dengan begitu, kuota bantuan benar-benar mengalir kepada saudara-saudara kita yang masih membutuhkan,” ungkap Wali Kota Ambon.
Guna menjaga ketepatan data dan akuntabilitas, Pemkot Ambon juga membuka kanal pencatatan dan mekanisme sanggah. Warga yang merasa berhak namun belum terdata dapat melakukan konfirmasi sesuai prosedur yang ditetapkan.
Siapkan Mitigasi Bencana Kekeringan
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Ambon menumpukan perhatian pada potensi ancaman kekeringan yang dipicu oleh fenomena iklim El Nino. Mengingat krisis air bersih dapat berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis telah diminta siaga penuh.
“Pengalaman kekeringan pada periode sebelumnya menjadi pelajaran penting bagi kita. Saya sudah instruksikan dinas teknis untuk menyiapkan armada pendistribusian air bersih ke wilayah-wilayah rawan kelangkaan. Pemerintah kota memastikan kebutuhan mendasar warga akan air bersih tetap terpenuhi selama masa kemarau,” ujar Wali Kota Ambon.
Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membudayakan hemat air dan saling menjaga lingkungan demi meminimalisir dampak cuaca ekstrem di Kota Ambon. (*








