Lepanews.com, Perjuangan pemekaran Kabupaten Talabatai bukanlah sebuah perjalanan yang singkat. Perjuangan ini telah melewati berbagai tantangan, pengorbanan, serta harapan yang terus hidup di hati masyarakat. Dari waktu ke waktu, semangat itu tidak pernah padam karena didasari oleh cita-cita luhur untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat, mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi kemajuan seluruh masyarakat di wilayah Talabatai.
Di tengah perjalanan panjang ini, Jacob S. Wakanno mengajak seluruh putra dan putri Talabatai, khususnya masyarakat yang berasal dari wilayah tapal batas Eai Mala, Negeri Samasuru, Uru, dan Amalatu, untuk terus menjaga semangat persaudaraan. Perbedaan latar belakang, adat, maupun pandangan hendaknya menjadi kekuatan yang menyatukan, bukan memisahkan. Masa depan Talabatai hanya dapat diwujudkan melalui persatuan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Hari ini adalah momentum untuk melangkah bersama. Saatnya seluruh masyarakat di lima kecamatan dan dua puluh dua negeri bergandengan tangan, menyatukan tekad, memperkuat komitmen, dan mengawal seluruh proses pemekaran secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kabupaten Talabatai yang dicita-citakan adalah daerah yang mandiri, maju, adil, dan sejahtera. Daerah yang mampu mengelola potensi pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, pariwisata, dan sumber daya manusia secara berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat. Dengan status sebagai kabupaten baru di masa depan, diharapkan pelayanan pemerintahan menjadi lebih cepat, pembangunan infrastruktur semakin merata, pendidikan dan kesehatan semakin berkualitas, serta peluang ekonomi masyarakat semakin terbuka.
Perjuangan ini bukan milik segelintir orang, melainkan milik seluruh masyarakat Talabatai. Karena itu, dukungan dari para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, kaum perempuan, akademisi, aparat pemerintah, serta seluruh lapisan masyarakat menjadi sangat penting. Semangat gotong royong yang diwariskan oleh para leluhur harus tetap dijaga sebagai fondasi membangun daerah.
Mari kita tinggalkan perbedaan yang dapat menghambat perjuangan. Saatnya kita menatap masa depan dengan optimisme. Talabatai membutuhkan persatuan, kebersamaan, dan kerja nyata dari seluruh masyarakat untuk mewujudkan impian menjadi daerah otonom yang mampu berdiri sejajar dengan kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Maluku.
Dengan semangat persaudaraan dan tekad yang kuat, kita yakin bahwa cita-cita lahirnya Kabupaten Talabatai akan terus diperjuangkan melalui jalur konstitusional dan demokratis. Perjuangan ini adalah warisan bagi generasi mendatang, agar anak cucu kita kelak dapat menikmati pembangunan yang lebih merata, pelayanan yang lebih baik, dan kehidupan yang semakin sejahtera.
Mari bergandengan tangan. Mari bersatu. Mari melangkah bersama.
Talabatai adalah rumah kita. Talabatai adalah masa depan kita. Bersama rakyat, bersama perjuangan, menuju Kabupaten Talabatai yang mandiri, maju, dan tercinta. (*








