Pemkab SBB Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRD, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp1,007 Triliun

LPN.COM, KAIRATU, — Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Barat. Oleh Wakil Bupati SBB, Selfinus Kainama, SPd pada Rabu, 02/09/2026

Penyampaian Rancangan KUA-PPAS tersebut merupakan bagian penting dalam tahapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun Anggaran 2027.
Pidato pengantar Pemerintah Daerah disampaikan atas nama Bupati Seram Bagian Barat oleh Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Selfinus Kainama, S.Pd, dalam sidang DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat di Piru, September 2026.

Dalam pidatonya, Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat atas kerja sama dan kemitraan yang selama ini terjalin dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Penyusunan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, kata Pemerintah Daerah, merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat juga menegaskan bahwa penyusunan anggaran Tahun 2027 tetap mengedepankan prinsip anggaran berbasis kinerja.
Setiap program, kegiatan dan subkegiatan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dilaksanakan secara ekonomis, efektif dan efisien dengan tetap memperhatikan standar harga dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp1,007 Triliun
Dalam Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Pendapatan Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat direncanakan mencapai Rp1.007.329.465.949,98 atau sekitar Rp1,007 triliun.

Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
Untuk Pendapatan Asli Daerah, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat merencanakan target sebesar Rp24.062.718.437.

Pemerintah Daerah dalam menetapkan target pendapatan mempertimbangkan realisasi APBD tahun-tahun sebelumnya serta potensi sumber-sumber pendapatan yang memiliki pengaruh langsung terhadap kebijakan pembangunan daerah.

Sementara itu, penetapan target Pendapatan Transfer akan tetap mengacu pada kebijakan Pemerintah Pusat dan rincian Transfer ke Daerah.
Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat akan melakukan penyesuaian terhadap dokumen anggaran apabila telah menerima rincian resmi Transfer ke Daerah dari Pemerintah Pusat.

Belanja Daerah Rp1,004 Triliun
Untuk Belanja Daerah, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 menganggarkan sebesar Rp1.004.579.465.949,98.
Belanja Daerah tersebut terdiri dari Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer.

Belanja Operasi direncanakan sebesar Rp761.719.943.830,78.
Selanjutnya, Belanja Modal dianggarkan sebesar Rp105.663.286.624,20, yang diarahkan untuk mendukung pembangunan dan penyediaan sarana serta prasarana pelayanan publik.

Pemerintah Daerah juga mengalokasikan Belanja Tidak Terduga sebesar Rp6.000.000.000 untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Sementara Belanja Transfer direncanakan sebesar Rp131.196.235.495.

Seluruh kebijakan belanja tersebut diharapkan mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat.
Penyertaan Modal Bank Maluku Malut. Dalam aspek pembiayaan daerah, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat merencanakan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp2.750.000.000.
Anggaran tersebut direncanakan untuk investasi Pemerintah Daerah melalui penyertaan modal pada Bank Maluku Malut.

Kebijakan pembiayaan daerah sendiri diprioritaskan untuk menutup defisit anggaran maupun memanfaatkan surplus anggaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (*

Pos terkait