LEPANEWS.COM, Piru– Kegiatan buka puasa bersama bertajuk “Gerak Bersama Perkuat Persaudaraan, Kawal Pembangunan Saka Mese Nusa” digelar di Aula Pendopo Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Rabu (18/03). Kegiatan ini menghadirkan unsur pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, serta insan pers dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat kolaborasi.
Acara yang diinisiasi bersama DPD KNPI SBB dan Pemerintah SBB ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketua Karateker DPD KNPI SBB, Muhamad Fahrul Kaisuku, dalam pemaparannya menegaskan bahwa KNPI merupakan wadah strategis berhimpunnya potensi pemuda yang memiliki tanggung jawab moral, sosial, dan kebangsaan.
Ia menekankan bahwa di era saat ini, peran pemuda tidak lagi bersifat simbolik, melainkan harus terukur, rasional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, semangat kegiatan buka puasa bersama ini sejalan dengan upaya memperkuat persaudaraan sebagai fondasi utama dalam mengawal pembangunan daerah.
“Gerak bersama bukan sekadar slogan, tetapi komitmen kolektif untuk menghadirkan kontribusi nyata pemuda dalam berbagai sektor pembangunan,” ujarnya.
Fahrul menjelaskan, KNPI memiliki peran penting sebagai katalisator partisipasi pemuda. Dalam hal ini, KNPI mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam sektor ekonomi, pendidikan, sosial, hingga lingkungan. Pemuda, kata dia, harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan yang turut merumuskan solusi atas berbagai persoalan daerah.
Selain itu, KNPI juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa KNPI hadir untuk memperkuat sinergi melalui gagasan, kritik konstruktif, serta program kolaboratif yang berorientasi pada kepentingan publik. “Kami menjaga independensi, namun tetap terbuka untuk bekerja sama demi kemajuan daerah,” tambahnya.
Dalam konteks pemberdayaan, KNPI juga menjalankan fungsi sebagai inkubator kepemimpinan dan kewirausahaan pemuda. Berbagai program pelatihan, pengembangan kapasitas, serta pemberdayaan ekonomi kreatif menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berdaya saing dan mandiri.
Tak kalah penting, KNPI turut mengambil peran sebagai penjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat. Melalui pendekatan dialog, edukasi, dan inklusivitas, KNPI berupaya meredam potensi konflik serta memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebangsaan.
Fahrul juga menyinggung pentingnya menjaga budaya kritik yang sehat dalam kehidupan demokrasi. Ia menegaskan bahwa KNPI terbuka terhadap evaluasi, namun mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog konstruktif dan menghindari polemik yang tidak produktif.
“Kontribusi pemuda harus dinilai secara objektif, berdasarkan program dan dampaknya bagi masyarakat. KNPI akan terus fokus pada kerja nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun dapat menjadi kekuatan kolektif dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat, sekaligus mempertegas peran KNPI sebagai motor penggerak pemuda menuju perubahan yang positif dan berkelanjutan.***








