Lepanews.com, Eti, 6 Juli 2026 – Anak dan remaja dari Jemaat GPM Eti mengikuti kegiatan Bakudapa Anak dan Remaja (Badar) yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026) di lingkungan Jemaat Eti. Kegiatan yang digelar secara rutin ini menjadi momentum penting bagi gereja, pemerintah desa, dan orang tua untuk bersinergi dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, yakni Penjabat Desa Eti, Leunardus Ulate, S.Hut; Ketua Majelis Jemaat GPM Eti, Pdt. Ny. M. Wenno/Hehakaya; Ketua BPD Desa Eti, Alexander Tuheteru; serta para tokoh masyarakat dan jemaat setempat.
Dalam sambutannya, Penjabat Desa Eti, Leunardus Ulate, S.Hut, menekankan pentingnya pembangunan karakter dasar pada anak sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di masa depan. Menurutnya, pembentukan karakter tidak bisa hanya dibebankan pada lembaga pendidikan, tetapi juga membutuhkan peran aktif gereja dan orang tua. Ujar Leu.
“Anak-anak kita adalah aset berharga bagi desa, gereja, dan bangsa. Jika karakter mereka kuat sejak dini, maka mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Leonardus dalam sambutannya di hadapan para peserta dan undangan.
Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya kepedulian gereja dalam mendukung peningkatan kualitas SDM, baik melalui pembinaan rohani maupun pengembangan keterampilan sosial anak dan remaja. Ia juga mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Desa Eti, Majelis Jemaat, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang memberdayakan generasi muda.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPM Eti, Pdt. Ny. M. Wenno/Hehakaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Badar bukan sekadar ajang pertemuan rutin, melainkan wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai iman, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial kepada anak dan remaja. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk para pemuda dan orang tua, agar pembinaan generasi muda menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan.
Kegiatan Badar kali ini diisi dengan berbagai aktivitas menarik, seperti sesi motivasi, permainan edukatif, serta diskusi interaktif yang melibatkan anak-anak dan remaja secara langsung. Suasana tampak hangat dan penuh semangat, dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang tampak menikmati setiap rangkaian acara.
Dengan terselenggaranya Badar ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa masa depan desa dan gereja sangat ditentukan oleh kualitas anak-anak hari ini. Karena itu, seluruh elemen masyarakat di Desa Eti berkomitmen untuk terus mendampingi dan memperkuat generasi penerus, agar mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.(*)








