31 Pejabat Berebut 8 Kursi Strategis, Bupati SBB Tekankan Seleksi Transparan dan Profesional

LEPANEWS.COM, PIRU, – Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman resmi membuka seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat lantai tiga Kantor Bupati SBB, Kamis (7/5/2026), dan diikuti sebanyak 31 peserta yang akan memperebutkan delapan jabatan strategis eselon II.b.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan seleksi terbuka ini menjadi langkah penting untuk menghadirkan pejabat yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan birokrasi dan pelayanan publik di daerah.

“Seleksi ini harus menjadi momentum untuk melahirkan aparatur yang profesional, memiliki loyalitas, kemampuan manajerial, serta mampu bekerja maksimal dalam melayani masyarakat,” tegas Asri.

Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan serius dan tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi, objektivitas, dan profesionalisme.

Menurutnya, jabatan pimpinan tinggi pratama memiliki posisi strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan sekaligus percepatan pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Adapun delapan jabatan yang dibuka dalam seleksi tersebut meliputi Asisten Administrasi Umum, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi yang juga Sekretaris Daerah SBB, Leverne A. Tuasuun menjelaskan tahapan seleksi akan berlangsung mulai 7 hingga 15 Mei 2026.

“Proses seleksi dilakukan secara bertahap mulai dari administrasi, penelusuran rekam jejak, asesmen kompetensi hingga wawancara akhir oleh panitia seleksi,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten SBB berharap seleksi terbuka ini mampu menghasilkan pejabat yang berkualitas dan mampu meningkatkan kinerja birokrasi demi percepatan pembangunan daerah serta pelayanan publik yang lebih optimal. (*

Pos terkait