DPP Hena Hetu Kembali Dengan Marwahnya

LEPANEWS.COM, Dalam rangka Pemyatuan DPP Hena Hetu dan tak ada lagi dualisme ruang rapat Lt2. Kantor Gubernur Jam 10.30 wit yang turut dihadiri oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa S.H ., LL,M, Mantan Pj. Bupati Maluku Tenggara Semy Huwae, Mantan Pj. Bupati Seram Bagian Barat : Dr. Ahmad Jais Ely ST, Msi. Ketua umum DPP Hena Hetu Saleh Hurasan, Pengurus DPP Hena Hetu.

Dalam sambutannya Ketum DPP Hena Hetu menyampaikan bahwa DPP Hena Hetu adalah Perhimpunan Adat Anak Negeri Jazirah Leihitu yang terdiri dari 22 Negeri Adat di jazirah Leihitu, Jazirah Leihitu sendiri terdiri dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Leihitu (12 Negeri), Kecamatan Leihitu Barat, (5 negeri) dan Kecamatan Salahutu, (5 Negeri)DPP Hena Hetu adalah Organisasi kemasyarakatan yang sah dan di akui oleh negara Indonesia berdasarkan akta notaris Nomor 01 Tahun 2022 dan Surat Keputusan Kemenkumham No.AHU0006658.AH.01.07 Tahun 2022 Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Perhimpunan Anak Negeri Jazirah Leihitu Hena Hetu serta Surat Keterangan terdaftar pada Badan Kesatuan bangsadan politik Pemerintah Provinisi Maluku.

Bacaan Lainnya

Dengan Mencermati perjalananan organisasi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir dimana telahterjadi dinamika perpolitikan yang menyebabkan terjadinya dualisme Hena Hetu, untuk itu, pada kesempatan yang berbahagia ini saya Ir. M.Saleh Hurasan Selaku Ketua Umum DPP Hena Hetu ingin menyampaikan bahwa dengan diadakannya konfrensi pers hari ini maka semua perbedaan yang pernah terjadi kami akhiri dan hanya ada satu DPP Hena Hetu yang sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku yaitu DPP Hena Hetu dengan Ketua umum Ir. M. Saleh Hurasan dan Brigjen Karel Albert Ralahalu sebagai UPUNUNU Hena Hetu serta para raja/ Upu se Jazirah Leihitu sebagai Dewan Pertimbangan Dengan demikan Hena Hetu yang merupakan satu kekuatan besar dengan berbagai potensialam dan sumber daya yang ada telah kembali dalam satu payung HENA HETU dan tidak adalagi faksi-faksi lain yang menyebabkan tidak harmonisnya semangat hidup orang basudara dijazirah leihitu.

Sesuai dengan tema kita hari ini WARISAN LELUHUR, MASA DEPAN BERSAMA JAGA, RAWATDAN MAJUKAN” JAZIRAH LEIHITU maka Hena Hetu atau negeri yang bangkit adalah warisanleluhur yang harus kita jaga, rawat dan majukan untuk masa depan bersama anak cucu kita di jazirah leihitu.

sekarang saat Jazirah Leihitu maju, berkembang dan Sejahterah, upu nunu hena hetu dalampesanya menyampaikan bahwa sekarang jazirah telah bersatu tidak ada lagi dualisme, saatnyajazirah bangkit dan bersama siap membantu pemerintah dalam memajukan pembangunan di Maluku khususnya di jazirah, harapan upu nunu dan harapan kami semua Masyarakat jazirah Kepadapemerintah daerah Maluku kiranya dapat memperhatikan pembangunan di jazirah karna sudahtertinggal saat ini.

Beberapa saat kedepan DPP Hena Hetu Akan melaksanakan rapat kerja guna membahas dan merumuskan program – program yang baik bagi perkembangan dan kemajuan Jazirah leihitu, pada kesempatan ini juga saya menyampaikan bahwa DPP Hena Hetu Akan membentuk DPC pada 11 kab. Kota di Maluku guna bersinergi dengan pemerintah daerah baik ditingkat Kab/kota maupun di Propinsi guna kemajuan Maluku secara umum dan khususnya jazirah Leihitu .

Terakhir Saya ingin menyampaikan kepada Pemerintah Daerah Maluku terutama Bapak Gubernur Maluku yang sangat peduli dengan situasi dan kondisi di Jazirah termasuk juga penyatuan ini. Kiranya Tuhan yang maha kuasa senantiasa melindungi Bapak dalam tugas tugas untuk mendatangkan kebaikan bagi Maluku tercinta,”tutup Ketum. (*

Pos terkait