Dorong Modernisasi Birokrasi, Bodewin Wattimena Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Transparan dan Inklusif di Ambon

Lepanews.com AMBON 12/08/2028 – Upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terus menjadi prioritas utama. Bodewin M. Wattimena menegaskan pentingnya akuntabilitas, efisiensi, dan transformasi digital dalam sistem birokrasi guna mempercepat pembangunan Kota Ambon yang sejahtera dan berdaya saing.

Dalam keterangannya, Bodewin mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan pembangunan daerah terletak pada transparansi dan kedekatan pemerintah dengan warga.

“Pemerintah ada untuk melayani, bukan dilayani. Setiap kebijakan dan program kerja harus memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Ambon, mulai dari sektor kebersihan, infrastruktur dasar, hingga kemudahan berusaha,” ujar Bodewin.

Tiga Pilar Fokus Pembangunan
Dalam arah kebijakannya, Bodewin menekankan tiga pilar strategis yang menjadi prioritas pembangunan Kota Ambon:

Transformasi Digital Pelayanan Publik

Mengintegrasikan sistem layanan administrasi berbasis elektronik (e-government) untuk memangkas birokrasi, mencegah pungutan liar, serta mempermudah perizinan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penataan Kota dan Lingkungan Hidup

Melanjutkan program tata kelola kebersihan kota, pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga, serta pembenahan infrastruktur penunjang pariwisata dan ekonomi lokal.

Pemberdayaan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas lokal untuk menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Sinergi Bersama Masyarakat
Bodewin juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan akademisi untuk terus bergandengan tangan membangun Kota Ambon. Menurutnya, keberhasilan berbagai program daerah sangat bergantung pada partisipasi aktif dan rasa memiliki (sense of belonging) dari warga.

“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita butuh kolaborasi yang kuat dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ambon kota yang manise, maju, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*

Pos terkait